Logo CekNawala Hubungi Admin

Perbedaan Trust Positif, Nawala, dan Internet Positif (Panduan 2026)

Dipublikasikan oleh Tim CekNawala • 1 Oktober 2026

Banyak pengelola *website* di Indonesia sering tertukar dalam menggunakan istilah Trust Positif, Nawala, dan Internet Positif. Meski ketiganya bermuara pada "pemblokiran akses", ketiganya memiliki sistem kerja dan asal-usul yang berbeda.

1. Trust Positif (Database Kominfo)

Trust Positif adalah **pusat database utama (daftar hitam)** yang dikelola langsung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Ini adalah "otak" dari sistem penyaringan di Indonesia. Jika domain Anda masuk ke database ini, semua ISP (Internet Service Provider) di Indonesia diwajibkan oleh hukum untuk memblokir akses ke website Anda.

2. Internet Positif (Halaman Pengalihan Telkom)

Internet Positif sebenarnya adalah **nama halaman pengalihan (landing page)** yang khusus dibuat oleh grup Telkom (seperti IndiHome dan Telkomsel). Ketika pelanggan IndiHome mencoba membuka website yang ada di database Trust Positif, sistem Telkom akan mencegat permintaan tersebut dan memunculkan halaman bertuliskan "Internet Positif".

3. Nawala Project (Sistem DNS Filter)

DNS Nawala awalnya adalah proyek independen yang menyediakan layanan penyaringan DNS (seperti Quad9, namun khusus memblokir konten negatif lokal). Banyak ISP kecil atau jaringan kantor yang menggunakan DNS Nawala secara otomatis untuk mengamankan jaringan mereka dari situs berbahaya.

🛡️ Pantau Semuanya Secara Otomatis

Baik itu Trust Positif atau Nawala, pemblokiran berakibat fatal pada bisnis Anda. Gunakan Bot Telegram CekNawala untuk memantau status ribuan domain Anda ke berbagai server penyaring secara real-time.

Sewa Bot Sekarang (Rp 2 Juta/Bln)